Sabang Brantas86— Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional tahun 2025, Pemerintah Kota Sabang bersama unsur Muspida menggelar upacara tabur bunga di Laut Sabang, Senin (10/11/2025). Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat ini dipimpin oleh Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Sabang, Kolonel Laut (P) Sadimin, S.E., M.Tr.Opsla, serta dihadiri oleh unsur Forkopimda, instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan pelajar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua RAPI Kota Sabang sekaligus Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Sabang, Agus Halim, serta Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sabang, yang juga senior RAPI, Jalaluddin.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Sabang yang diwakili oleh Sekretaris Kota Sabang, Andri Nourman, A.P., M.Si, membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia. Dalam amanat tersebut, ditegaskan tiga nilai utama yang dapat diteladani dari para pahlawan bangsa, yaitu:
Kesabaran, dalam menempuh proses perjuangan dan menghadapi berbagai tantangan serta perbedaan;
Mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi, dengan semangat pengabdian kepada rakyat;
Pandangan jauh ke depan, berjuang demi kemakmuran dan kesejahteraan generasi penerus bangsa.
Dalam sambutannya, Agus Halim menyampaikan rasa haru dan terima kasih kepada para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan bangsa.
“Semangat kepahlawanan di era kini bukan lagi tentang mengangkat senjata, tetapi tentang melawan kebodohan, hoaks, dan perpecahan di ruang digital. Pahlawan masa kini adalah mereka yang menggunakan teknologi untuk kebaikan, menyebarkan informasi yang benar, dan menjaga persatuan bangsa,” ujarnya.
Sebagai Ketua RAPI Kota Sabang, Agus Halim juga menekankan pentingnya meneladani nilai pengabdian para pahlawan dalam kehidupan organisasi.
“RAPI harus mampu menunjukkan tanggung jawab dan solidaritas sosial, khususnya dalam bidang komunikasi kebencanaan dan pelayanan masyarakat. Bagi keluarga besar RAPI, semangat kepahlawanan berarti hadir di saat masyarakat membutuhkan, memberikan informasi yang cepat dan tepat demi keselamatan bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PWI Kota Sabang, Jalaluddin, menegaskan bahwa semangat kepahlawanan juga hidup di dunia pers.
“Di era digital dan arus informasi yang begitu cepat, kepahlawanan bagi insan pers adalah menjaga nurani, menegakkan fakta, dan melawan disinformasi yang dapat mengancam persatuan bangsa. Mari jadikan momentum Hari Pahlawan ini untuk menyalakan kembali semangat cinta tanah air, profesionalisme, dan kolaborasi dalam membangun Sabang dan Indonesia yang lebih maju, adil, dan beretika,” tuturnya.
Kegiatan tabur bunga di Laut Sabang tahun ini menjadi simbol penghormatan mendalam kepada para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan. Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa semangat kepahlawanan harus terus hidup dalam setiap pengabdian, baik melalui teknologi, komunikasi, maupun karya nyata bagi masyarakat.(Red)
