LUBUK PAKAM, BRANTAS86,
4 Juli 2026 – Semangat membangun masyarakat melalui kolaborasi lintas disiplin diwujudkan Fakultas Hukum Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang digelar pada Sabtu (4/7/2026) di Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. Mengusung tema “Tingkatkan Pengabdian, Wujudkan Kampus Berdampak”, kegiatan ini menjadi bukti nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Sejak pagi, suasana penuh keakraban telah terasa ketika ratusan warga bersama jajaran dosen dan mahasiswa mengikuti senam sehat yang dipusatkan di lokasi kegiatan. Masyarakat yang tergabung dalam Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.
Tidak berhenti pada kegiatan olahraga bersama, pengabdian masyarakat tersebut dilanjutkan dengan berbagai layanan edukatif dan sosial, mulai dari penyuluhan hukum, penyuluhan kesehatan tulang, penyuluhan kesehatan gigi, hingga aksi donor darah. Seluruh rangkaian kegiatan mendapat sambutan hangat dari masyarakat karena memberikan manfaat langsung sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan, kepatuhan hukum, dan kepedulian sosial.
Keunikan kegiatan kali ini terletak pada kolaborasi antara dunia akademik dan dunia profesi. Program ini diinisiasi oleh mahasiswa kelas Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Fakultas Hukum UNIVA Medan yang sebagian besar berprofesi sebagai tenaga medis. Mereka bergandengan tangan dengan para dosen Fakultas Hukum untuk menghadirkan pengabdian yang bersifat multidisipliner.
Beberapa tenaga medis yang terlibat antara lain dr. Wirandi, Sp.PD., dr. Irfan Fadli, dr. Emmenenta Floresinda Surbakti, dr. Indra Kurniawan, dr. Evi Imelda Pelawi, serta drg. Martyn bersama tim kesehatan lainnya. Kolaborasi ini berlangsung di bawah koordinasi Dekan Fakultas Hukum UNIVA Medan, Nurhimmi Falahiyati, S.H., M.Kn.
Dalam sambutan yang disampaikan mewakili Dekan, Ketua Program Studi Ilmu Hukum, Sahbudi, S.H., M.H., M.A.P., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus bagian dari penerapan kurikulum Outcome Based Education (OBE) yang menjadi arah pengembangan pendidikan di Fakultas Hukum UNIVA Medan.
Ia menegaskan bahwa kampus tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga harus mampu memberikan solusi, pendampingan, dan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kampus yang baik bukan hanya melahirkan lulusan berkualitas, tetapi juga mampu hadir di tengah masyarakat melalui aksi nyata yang memberikan dampak positif. Kegiatan seperti ini menjadi wujud komitmen Fakultas Hukum UNIVA Medan dalam membangun kedekatan dengan masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Sahbudi juga mengajak masyarakat untuk menjadikan Universitas Al Washliyah Medan sebagai salah satu pilihan melanjutkan pendidikan tinggi bagi putra-putri maupun anggota keluarga yang akan memasuki jenjang perkuliahan.
Menutup sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini, khususnya Camat Lubuk Pakam, Wahyu, S.STP., M.A.P., beserta jajaran pemerintah kecamatan, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), para tenaga medis, dosen, mahasiswa, serta seluruh masyarakat yang hadir dan berpartisipasi aktif.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Hukum UNIVA Medan menunjukkan bahwa konsep “Kampus Berdampak” bukan sekadar slogan, melainkan diwujudkan melalui kolaborasi nyata antara perguruan tinggi, pemerintah, tenaga profesional, dan masyarakat. Kehadiran kampus di tengah masyarakat diharapkan terus menjadi inspirasi dalam membangun budaya gotong royong, meningkatkan kualitas hidup, serta memperkuat kesadaran hukum dan kesehatan sebagai fondasi menuju masyarakat yang lebih maju. (Waty)
