Deli Serdang, BRANTAS86,
Pengoperasian perdana penerbangan Wings Air rute Bandar Udara Internasional Kualanamu (KNO)–Mandailing Natal (JHN) pada Sabtu (1/8/2026) menjadi tonggak baru dalam memperkuat konektivitas antardaerah di Sumatera Utara. Rute baru ini diharapkan membuka peluang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi, investasi, hingga sektor pariwisata.
Penerbangan langsung tersebut dijadwalkan beroperasi tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Pada penerbangan perdana, sebanyak 43 penumpang diberangkatkan dari Kualanamu menuju Mandailing Natal. Sementara itu, penerbangan dari Mandailing Natal ke Kualanamu tiba dengan membawa 64 penumpang.
Kehadiran rute ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Mandailing Natal, Medan, Deli Serdang, dan wilayah sekitarnya. Selain memangkas waktu tempuh perjalanan, jalur udara ini juga akan mempermudah mobilitas masyarakat untuk kepentingan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, bisnis, hingga kunjungan keluarga.
Peresmian rute baru ditandai dengan seremoni di Gate 7 Bandara Internasional Kualanamu yang dihadiri Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution, jajaran Direksi PT Angkasa Pura Aviasi, Presiden Direktur Lion Group Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution, Ketua Komisi VIII DPR RI H. Marwan Dasopang, M.Si., Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah II Kualanamu Asri Santosa, anggota DPRD Sumatera Utara, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Director of Commercial & Business Development PT Angkasa Pura Aviasi, Kedar Vijay Deshpande, mengatakan pembukaan rute ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas jaringan konektivitas penerbangan dari Kualanamu.
“Rute Kualanamu–Mandailing Natal menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus memperluas konektivitas dari Kualanamu. Kami berharap penerbangan ini berkembang secara berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi mobilitas masyarakat, perekonomian, dan pariwisata Sumatera Utara,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, Lion Group, Otoritas Bandar Udara, dan seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya penerbangan tersebut.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menilai pembukaan rute ini bukan sekadar menambah jalur penerbangan, tetapi juga menghadirkan akses transportasi yang lebih cepat dan efisien bagi masyarakat.
Menurut Bobby, sebelumnya masyarakat yang hendak menuju Mandailing Natal melalui jalur udara harus transit melalui Sumatera Barat, kemudian melanjutkan perjalanan darat yang memakan waktu cukup panjang.
“Kami mengapresiasi PT Angkasa Pura Aviasi dan Lion Group atas dibukanya rute langsung Kualanamu–Mandailing Natal. Konektivitas ini diharapkan mempermudah perjalanan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Sumatera Utara,” kata Bobby.
Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan pengalungan bunga kepada lima penumpang pertama, pemotongan pita sebagai simbol dibukanya rute baru, serta pelepasan penerbangan Wings Air nomor IW-1218 menuju Mandailing Natal yang lepas landas tepat pukul 13.00 WIB.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasional penerbangan.
Pembukaan rute Kualanamu–Mandailing Natal semakin mempertegas posisi Bandara Internasional Kualanamu sebagai gerbang utama transportasi udara di Sumatera Utara. Dengan semakin luasnya jaringan penerbangan, Kualanamu tidak hanya menjadi pusat mobilitas masyarakat, tetapi juga penghubung berbagai potensi ekonomi, budaya, dan pariwisata di daerah.
Mandailing Natal sendiri memiliki beragam destinasi unggulan seperti Taman Nasional Batang Gadis, Gunung Sorik Marapi, Desa Budaya Sibanggor Julu, Pemandian Air Panas Sibanggor, hingga kawasan wisata Pantai Barat. Sebaliknya, wisatawan yang tiba di Kualanamu juga memiliki akses mudah menuju berbagai destinasi wisata, kuliner, dan pusat bisnis di Kota Medan maupun Kabupaten Deli Serdang.
Melalui kolaborasi antara PT Angkasa Pura Aviasi, maskapai penerbangan, pemerintah daerah, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan, pengembangan konektivitas udara di Sumatera Utara diharapkan terus berlanjut demi menghadirkan pelayanan penerbangan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat.(Waty)
