DELI SERDANG, BRANTAS86 , Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus memperkuat langkah nyata dalam menekan angka stunting. Tak hanya melalui intervensi kesehatan, pemerintah kini mengintegrasikan penataan kawasan, perbaikan rumah warga, hingga pemberdayaan masyarakat melalui peresmian Kampung Berkah Kasih Stunting di Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Selasa (4/8/2026).
Peresmian tersebut ditandai dengan penyerahan kunci delapan unit rumah yang telah selesai dibedah menjadi hunian layak huni, sekaligus penataan berbagai fasilitas lingkungan sebagai upaya menciptakan kawasan yang sehat, nyaman, dan ramah bagi tumbuh kembang anak.
Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, didampingi Wakil Bupati Lom Lom Suwondo, SS, menegaskan bahwa Kampung Berkah Kasih Stunting merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor yang tidak hanya berorientasi pada penanganan stunting, tetapi juga menyelesaikan persoalan lingkungan dan sosial yang menjadi penyebab munculnya masalah tersebut.
“Program ini merupakan hasil kerja bersama berbagai perangkat daerah. Mulai dari Perkimtan, SDABMBK, CKTR, Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi, Disnaker, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, KB, PMD, DLH, Damkar, Perikanan, Bapenda, Ketapang hingga instansi lainnya. Semua bergerak dalam satu tujuan yang sama,” ujar Bupati.
Di Desa Percut sendiri terdapat enam anak yang menjadi sasaran penanganan stunting. Dari jumlah tersebut, satu anak telah berhasil keluar dari kondisi stunting sebagai hasil intervensi yang dilakukan secara terpadu.
Menurut Bupati, Desa Percut menjadi titik awal lahirnya model penanganan kawasan kumuh berbasis kolaborasi di Kabupaten Deli Serdang. Konsep tersebut diharapkan dapat diterapkan pada 21 kawasan kumuh lainnya sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Ini merupakan langkah pertama kita dalam mengentaskan kawasan kumuh secara terpadu. Desa Percut menjadi motor penggeraknya dan kami berharap menjadi contoh bagi kawasan lainnya di Deli Serdang,” katanya.
Bupati juga mengingatkan bahwa pembangunan yang dilakukan pemerintah hanya akan memberi manfaat apabila masyarakat turut menjaga dan merawat seluruh fasilitas yang telah dibangun.
“Seluruh fasilitas ini kami serahkan kepada masyarakat Desa Percut. Jagalah dengan baik. Jika kawasan ini semakin berkembang dan terawat, pemerintah tentu akan kembali melakukan pengembangan ke depannya,” ucapnya.
Ia menegaskan, berbagai bantuan yang diberikan pemerintah bukanlah tujuan akhir, melainkan pemicu agar masyarakat semakin termotivasi meningkatkan kualitas hidup secara mandiri.
“Tidak ada perubahan yang akan terjadi tanpa kemauan masyarakat sendiri. Pemerintah hadir sebagai stimulan, tetapi perubahan sesungguhnya ada di tangan masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Deli Serdang yang telah mendukung percepatan penerbitan sertifikat tanah bagi warga penerima program bedah rumah.
Sebagai bagian dari penataan kawasan secara berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang juga berencana melakukan penataan bangunan di sepanjang bantaran sungai guna menciptakan lingkungan yang lebih aman, tertata, dan nyaman bagi masyarakat.
Peresmian Kampung Berkah Kasih Stunting turut dihadiri Ketua TP PKK Deli Serdang, Jelita Asri Ludin Tambunan, Staf Ahli I TP PKK Asniar Lom Lom Suwondo beserta jajaran, pimpinan perangkat daerah, Camat Percut Sei Tuan, perwakilan Balai Wilayah Sungai Sumatera II, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Deli Serdang Mahyu Danil, serta unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.
Program ini menjadi bukti bahwa penanganan stunting tidak cukup dilakukan melalui layanan kesehatan semata. Ketika rumah menjadi lebih layak, lingkungan lebih bersih, dan masyarakat ikut bergerak bersama, harapan untuk melahirkan generasi Deli Serdang yang lebih sehat dan berkualitas pun semakin nyata.(Waty)
