Pancur batu, BRANTAS86,
Hujan deras tak mampu memadamkan semangat sepak bola di Alun-Alun Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (9/8/2026).
Di tengah guyuran hujan, Batak United justru tampil sebagai tim yang paling bersinar setelah menundukkan OKKA FC dengan skor 3-2 pada partai final Turnamen Sepak Bola Piala Bergilir Ketua DPD Pemuda Karya Nasional (PKN) Sumatera Utara Cup I Tahun 2026.
Kemenangan tersebut mengantarkan Batak United menjadi kampiun perdana turnamen, sementara OKKA FC harus puas sebagai runner-up. Posisi ketiga ditempati TGM, sedangkan Suka Raya berada di peringkat keempat.
Pertandingan final menjadi penutup rangkaian turnamen yang telah bergulir sejak 12 Juli 2026. Meski lapangan dan kawasan pertandingan diguyur hujan, suasana tetap semarak. Pemain terus berjuang hingga peluit panjang, sementara penonton bertahan memberikan dukungan kepada tim kesayangan mereka.
Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, SS, yang hadir menyaksikan penutupan, memberikan apresiasi terhadap perjuangan seluruh tim. Menurutnya, turnamen sepak bola bukan sekadar ajang mengejar kemenangan, tetapi juga ruang positif bagi generasi muda untuk membangun karakter sekaligus mengembangkan potensi.
“Walaupun diguyur hujan deras, para pemain tetap menunjukkan semangat yang luar biasa. Ini menjadi gambaran bahwa olahraga mampu membentuk generasi muda yang sehat jasmani dan rohani,” ujar Lom Lom.
Ia berharap PKN Sumatera Utara Cup dapat terus digelar secara berkelanjutan dan berkembang menjadi agenda tahunan. Menurutnya, kegiatan olahraga semacam ini memiliki nilai penting dalam mempererat hubungan antarpemuda, masyarakat, tokoh adat, serta berbagai elemen lainnya.
Lom Lom juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan sportivitas sebagai bagian utama dalam setiap kompetisi.
“Yang paling penting adalah bagaimana bertanding dengan sportif. Semua tim yang ikut bertanding telah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Perbedaannya hanya pada skor akhir pertandingan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Harian DPP PKN, Tuangkus Harianja, menilai antusiasme masyarakat sepanjang turnamen menjadi bukti bahwa sepak bola masih memiliki tempat yang kuat di tengah masyarakat.
Ia berharap kompetisi semacam ini tidak berhenti pada satu penyelenggaraan saja. Turnamen yang digelar secara rutin dinilai dapat menjadi wadah untuk menemukan sekaligus membina pemain-pemain muda berbakat.
“Melalui turnamen seperti ini, kita dapat menemukan bibit-bibit pemain yang nantinya bisa dibina dan dikembangkan untuk membawa nama daerah maupun Indonesia,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Ketua DPD PKN Sumatera Utara, Edi Suranta Gurusinga. Ia menyebut keberhasilan turnamen tidak hanya diukur dari siapa yang membawa pulang trofi, tetapi juga dari terbangunnya kebersamaan selama kompetisi berlangsung.
“Olahraga menjadi sarana yang efektif untuk mempererat silaturahmi, membangun solidaritas, dan memperkuat persatuan antargenerasi muda,” kata Edi.
Usai pertandingan, suasana penutupan semakin meriah dengan penyerahan trofi dan penghargaan kepada para juara serta tim yang berhasil menempati posisi terbaik dalam turnamen.
Selain menjadi panggung bagi para pemain menunjukkan kemampuan di lapangan, PKN Sumut Cup I 2026 juga meninggalkan pesan bahwa sepak bola dapat menjadi ruang perjumpaan masyarakat. Di lapangan, perbedaan klub dan daerah melebur dalam semangat kompetisi dan persaudaraan.
Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum DPP PKN Mikail TP Purba, Camat Pancur Batu Feri Sepnanda Ginting bersama unsur Forkopimcam, jajaran pengurus PKN, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta para pendukung dari berbagai daerah.(Waty)
