Menkeu Hadiri Raker Bersama Banggar DPR RI Bahas RUU Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN 2024
Jakarta, Brantas86 – 15 Juli 2025 — Usai mengikuti agenda Rapat Paripurna DPR RI, Menteri Keuangan menghadiri Rapat Kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI untuk membahas Rancangan Undang-Undang tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2024 (RUU P2 APBN 2024).
Dalam paparannya, Menteri Keuangan menekankan bahwa tahun 2024 merupakan periode penuh tantangan. Dunia menghadapi dinamika global yang kompleks, mulai dari gelombang Pemilu di lebih dari 70 negara (super election), konflik bersenjata di Ukraina dan Gaza, ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok, hingga dampak iklim ekstrem akibat fenomena El Niño.
Meski demikian, APBN tetap menunjukkan ketangguhannya sebagai instrumen fiskal yang resilien. Pemerintah berhasil menjaga pertumbuhan ekonomi nasional pada tingkat 5,03% serta mengendalikan inflasi di tengah gejolak global yang tak menentu. Capaian ini, menurut Menteri Keuangan, tak lepas dari kerja sama dan kontribusi berbagai pihak, termasuk masyarakat luas dan dunia usaha.
“APBN bekerja sangat keras meredam berbagai tekanan eksternal dan domestik. Ini adalah hasil kerja kolektif kita semua,” ujar Menkeu dalam forum tersebut.
Menutup pernyataannya, Menteri Keuangan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota Banggar DPR RI atas dukungan, diskusi, serta kritik dan saran konstruktif yang diberikan selama proses pembahasan berlangsung.
“Semoga segala ikhtiar dan kerja keras kita dapat terus membawa Indonesia menuju arah yang lebih baik — menjadi negara yang adil, makmur, dan sejahtera,” pungkasnya.(Red)
