PROJO Deli Srdang Soroti Kunjungan Ketua DPRD ke SMPN 2 Galang Dinilai Tak Etis dan Picu Kekisruhan
Deli Serdang Brantas86.com
Kunjungan mendadak Ketua DPRD Deli Serdang, Zaky Sahri, ke SMP Negeri 2 Galang menuai kecaman dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Dewan Pimpinan Cabang Pro Jokowi (Projo) Deli Serdang yang menyebut tindakan tersebut tidak etis dan justru memicu kegaduhan di tengah upaya penyelesaian konflik yang sedang berjalan.
Ketua Projo Deli Serdang, Chairil Alwi, melalui Sekretarisnya, M. Arif Aulia, menegaskan bahwa kedatangan Zaky Sahri ke lokasi sekolah disertai puluhan siswa dari Yayasan Al Washliyah, serta dugaan tindakan membuka segel sekolah secara paksa, adalah bentuk intervensi yang menciderai etika pemerintahan.
“Kami menilai tindakan Ketua DPRD sangat tidak pantas dan melampaui batas. Ini bukan hanya tindakan tidak etis, tapi juga berpotensi memperkeruh suasana yang selama ini sedang diupayakan damai oleh Pemkab dan Al Washliyah,” tegas Arif Aulia saat dikonfirmasi wartawan di Lubuk Pakam, Selasa (15/07/2025).
Arif mengungkapkan bahwa penyegelan SMP Negeri 2 Galang sebelumnya merupakan hasil kesepakatan resmi antara Pemkab Deli Serdang dan pihak Yayasan Al Washliyah, menyusul persoalan aset lahan sekolah yang hingga kini belum tuntas. Oleh karena itu, pembukaan paksa tanpa dasar hukum yang jelas dinilai sebagai tindakan sepihak yang bisa menimbulkan dampak serius.
“Pemerintah sedang berupaya menyelesaikan persoalan ini secara elegan dan konstitusional. Jika DPRD ikut campur secara emosional dan inkonsisten dengan fungsi pengawasannya, maka yang terjadi adalah konflik semakin melebar,” ujarnya.
Projo Deli Serdang juga meminta agar pimpinan DPRD lebih bijak dalam bertindak dan tidak menggunakan jabatannya untuk melakukan intervensi yang berpotensi memecah belah masyarakat. Mereka menekankan pentingnya semua pihak menjaga kondusivitas dan menghormati proses hukum maupun administrasi yang telah disepakati.
“DPRD seharusnya menjadi jembatan solusi, bukan justru ikut memperkeruh masalah. Ini bukan soal keberpihakan, tapi soal menjaga marwah lembaga dan proses penyelesaian yang adil,” tambah Arif.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Ketua DPRD Deli Serdang, Zaky Sahri, belum memberikan tanggapan resmi atas kritik dan tudingan yang dilayangkan oleh Projo Deli Serdang .(Jk)
