Deliserdang Brantas86 – Tokoh pegiat perlindungan anak, Junaidi Malik, kembali dipercaya memimpin Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deliserdang untuk periode 2025–2030. Penetapan ini dilakukan melalui Forum Daerah (Forda) ke-III yang digelar di Aula SMKN 1 Beringin, Kecamatan Beringin, Senin 1/9-2025.
Dalam forum tersebut, sidang dipimpin langsung oleh Ketua LPA Sumatera Utara, Muniruddin Ritonga, didampingi Sekretaris Dongan Siagian. Junaidi Malik ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua LPA Deliserdang, karena menjadi satu-satunya calon yang mengembalikan formulir pendaftaran.
“Karena hanya ada satu calon, maka secara aklamasi saudara Junaidi Malik ditetapkan sebagai Ketua LPA Kabupaten Deliserdang periode 2025–2030 sekaligus menjadi formatur tunggal,” ujar Muniruddin sembari mengetuk palu sidang.
Sebagai formatur tunggal, Junaidi diberikan waktu 6 x 24 jam untuk menyusun struktur kepengurusan dan menyiapkan langkah-langkah awal dalam menjalankan amanah organisasi.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana, Haru Yudhistira, menjelaskan bahwa sejumlah tokoh telah mengambil formulir pendaftaran, di antaranya OK Hendri Fadlian Karnain, Jendrial Siregar, Andi Tarigan, dan Khairul Amri Tanjung. Namun, hingga batas akhir pendaftaran pada Minggu (31/8), hanya Junaidi Malik yang mengembalikan formulir secara resmi.
Dalam sambutannya usai terpilih, Junaidi Malik mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk mewujudkan visinya: “Terwujudnya Kabupaten Deliserdang sebagai daerah ramah anak, bebas kekerasan, serta menjunjung tinggi kepentingan terbaik anak.”
Untuk mencapai visi tersebut, Junaidi telah merumuskan sejumlah misi strategis, antara lain:
Melakukan advokasi dan pendampingan terhadap anak korban kekerasan,
Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan anak,
Memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat,
Mendorong lahirnya kebijakan daerah yang berpihak pada kepentingan anak.
“Mari kita bersinergi dalam gerakan perlindungan anak di Kabupaten Deliserdang. Anak-anak adalah masa depan kita bersama,” ungkap Junaidi.
Forda ke-III ini dibuka secara resmi oleh Bupati Deliserdang melalui perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB), Rosmawati Banurea. Kegiatan juga dirangkai dengan seminar perlindungan anak dan ditutup oleh Ketua LPA Sumut, Munir
uddin Ritonga.(Red)
