PERCUT SEI TUAN, BRANTAS86
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang kembali menorehkan prestasi membanggakan. Pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 yang digelar di Lapangan Bola Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (27/6/2026), Deli Serdang sukses melampaui target pelayanan Keluarga Berencana (KB) yang ditetapkan pemerintah pusat.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas sebagai pondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Target pelayanan Metode Operasi Wanita (MOW) yang semula ditetapkan sebanyak 200 akseptor berhasil terlampaui dengan capaian 246 akseptor. Sementara itu, pelayanan Metode Operasi Pria (MOP) juga mencapai target 120 akseptor.
Tak hanya itu, pelayanan kontrasepsi lainnya turut menunjukkan hasil menggembirakan. Sebanyak 196 akseptor memilih IUD, 129 akseptor menggunakan implan, 212 akseptor mengikuti program suntik, dan 230 akseptor memilih pil KB. Secara keseluruhan, target pelayanan KB sebanyak 4.665 akseptor berhasil dilampaui.
Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, yang hadir bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo, Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan, Staf Ahli I TP PKK Ny. Asniar Lom Lom Suwondo, serta jajaran perangkat daerah, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat.
Menurut Bupati yang akrab disapa Aci, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Kita harus menjaga agar Deli Serdang tetap berada pada jalurnya dalam membangun daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menjadi daerah yang mampu memberikan pelayanan terbaik. Berbagai inovasi yang kita lakukan merupakan bentuk komitmen nyata untuk masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Deli Serdang terus menghadirkan berbagai inovasi pelayanan kesehatan, di antaranya mobil IVA Test dan mobil PAS CEPAT yang menyediakan layanan foto rontgen keliling.
“Bahkan untuk Sumatera Utara, baru Deli Serdang yang memiliki inovasi pelayanan seperti ini. Semua dapat berjalan berkat dukungan seluruh perangkat daerah,” katanya.
Bupati juga menegaskan bahwa berbagai inovasi tersebut diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional.
Dalam kesempatan itu, Asri Ludin Tambunan turut menyoroti pentingnya percepatan penurunan angka stunting sebagai langkah strategis menuju Indonesia Emas 2045. Salah satunya melalui dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar kelompok rentan dan keluarga berisiko stunting.
“Jika persoalan stunting dapat dicegah sejak dini, maka kita sedang menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan. Deli Serdang harus menjadi salah satu fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Ia juga meminta Tim Pendamping Keluarga (TPK) memperkuat sinergi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, serta seluruh instansi terkait agar program pemerintah dapat berjalan efektif hingga menyentuh setiap keluarga.
“Mari jadikan Harganas ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera. Dengan kebersamaan, kita dapat membangun Deli Serdang yang lebih maju sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Deli Serdang, dr. Alfian Zunaidi, menjelaskan bahwa target nasional pelayanan MOW sebenarnya hanya 31 akseptor. Namun, atas arahan Bupati, target daerah dinaikkan menjadi 200 akseptor.
“Alhamdulillah, hingga hari ini pelayanan MOW telah mencapai 246 akseptor sehingga melampaui target yang telah ditetapkan. Untuk MOP, target nasional sebanyak 120 akseptor juga berhasil dipenuhi melalui pelayanan yang dilaksanakan di puskesmas,” jelasnya.
Keberhasilan ini semakin mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam memperkuat pembangunan keluarga sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing.
