LUBUK PAKAM, BRANTAS86,
Kabupaten Deli Serdang tak sekadar menjadi tuan rumah Putri Otonomi Indonesia (POI) 2026, tetapi juga menjadi lokasi pembentukan karakter bagi 20 finalis terbaik dari berbagai kabupaten di Indonesia. Selama beberapa hari ke depan, para finalis akan menjalani karantina dan retreat yang berfokus pada kepemimpinan, nasionalisme, serta bela negara sebelum tampil pada malam grand final 2 Juli mendatang.
Menulis
Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, secara resmi menerima 20 finalis Putri Otonomi Indonesia (POI) 2026 dari Yayasan POI pada malam ramah tamah yang digelar di Aula Cadika, Sabtu (27/6/2026).
Dalam sambutannya, Lom Lom mengatakan kepercayaan yang diberikan kepada Deli Serdang sebagai tuan rumah merupakan kebanggaan sekaligus kesempatan memperkenalkan daerah kepada generasi muda dari seluruh penjuru Indonesia.
Menurutnya, posisi strategis Deli Serdang sebagai pintu gerbang Sumatera Utara melalui Bandara Internasional Kualanamu menjadi nilai tambah dalam menyambut para finalis.
“Hari ini seluruh Indonesia menyaksikan Deli Serdang, yang bisa dibilang sebagai jantungnya Sumatera Utara karena keberadaan Bandara Internasional Kualanamu. Kami sangat terhormat menyambut putri-putri terbaik bangsa dari berbagai kabupaten di seluruh Indonesia,” ujar Lom Lom.
Ia menegaskan, para finalis bukan hanya mengikuti kompetisi kecantikan dan intelektualitas, tetapi juga membawa nama baik serta identitas daerah masing-masing. Karena itu, momentum karantina diharapkan menjadi ruang membangun persaudaraan sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam bingkai kebhinekaan.
“Beberapa hari ke depan, Deli Serdang bukan hanya menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan, tetapi menjadi rumah bersama bagi kalian yang datang dari Sabang sampai Merauke,” katanya.
Lom Lom menilai Putri Otonomi Indonesia merupakan program strategis Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang memberi ruang kepada putri-putri daerah untuk mengembangkan kapasitas diri sekaligus mempromosikan potensi kabupaten masing-masing di tingkat nasional.
Ia berpesan agar seluruh finalis memanfaatkan masa karantina untuk memperkaya wawasan, mengasah kepemimpinan, memperkuat karakter, serta mempersiapkan diri menghadapi malam puncak pemilihan.
“Kalian akan ditempa menjadi pribadi yang tangguh, memiliki jiwa kepemimpinan, disiplin, serta wawasan kebangsaan yang luas. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan mengembangkan diri,” pesannya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif APKASI, Sarman Simanjorang, menjelaskan seleksi Putri Otonomi Indonesia telah berlangsung selama tiga pekan di Jakarta. Menurutnya, ajang tersebut lahir untuk memberikan panggung bagi putri-putri dari kabupaten agar mampu menunjukkan kualitas di tingkat nasional.
“Kami ingin memberikan kesempatan kepada putri daerah untuk tampil di level nasional. Ternyata kemampuan mereka tidak kalah dengan para finalis dari ajang-ajang tingkat provinsi,” ujarnya.
Selama retreat, para finalis akan mendapatkan materi tentang wawasan kebangsaan, nasionalisme, bela negara, kepemimpinan, disiplin, hingga semangat pengabdian kepada bangsa.
Pembekalan tersebut akan dipimpin langsung oleh Kepala Pusat Bela Negara Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Parluhutan Marpaung, yang dijadwalkan hadir sebagai narasumber utama.
“Beliau memastikan kehadirannya untuk memberikan pembekalan kepada seluruh finalis. Bahkan, pemenang Putri Otonomi Indonesia 2026 akan mendapat kesempatan merasakan pengalaman menjadi Kepala Pusat Bela Negara selama satu hari,” ungkap Sarman.
Penyerahan simbolis para finalis kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menjadi penanda dimulainya rangkaian karantina, retreat, dan proses penilaian menuju malam grand final Putri Otonomi Indonesia 2026 yang akan digelar pada 2 Juli mendatang.
Malam ramah tamah tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Deli Serdang Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan, Staf Ahli I Ny. Asniar Lom Lom Suwondo, Kabid Linas Pusat Bela Negara Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan Kolonel Inf. Ruddi Hermawan, perwakilan Kadin Indonesia, pimpinan perangkat daerah, panitia pelaksana, serta tamu undangan lainnya. (Waty)
