ACEH TIMUR,BRANTAS86,
Upaya memperkuat kemandirian ekonomi keluarga terus didorong Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. Salah satunya melalui penyaluran bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan tersebut diserahkan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Aceh Timur, Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al Farlaky, S.Pd., Mag, kepada 30 penerima manfaat dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Pendopo Bupati Aceh Timur, Jumat (21/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Lismawani menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi keluarga merupakan salah satu bagian penting dari 10 Program Pokok PKK, khususnya yang berkaitan dengan bidang sandang, pangan, serta koperasi dan usaha.
Menurutnya, bantuan UEP tidak semestinya dipandang sebagai pemberian semata, melainkan sebagai dorongan awal agar masyarakat dapat mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga.
“Pemberian bantuan usaha ekonomi produktif ini merupakan wujud kepedulian pemerintah melalui Dinas Sosial dan TP PKK untuk membantu, mendukung, serta memajukan usaha para penerima manfaat,” ujar Lismawani.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial Aceh Timur atas alokasi dan penyaluran program tersebut. Menurutnya, keberadaan program UEP menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah dan TP PKK dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
“Program UEP ini merupakan bentuk nyata sinergi dan kepedulian pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan, mengurangi kerentanan sosial, serta mendongkrak gairah usaha mikro di daerah kita,” katanya.
Lismawani berharap bantuan yang diterima masyarakat dapat dikelola secara bijak dan benar-benar dimanfaatkan sesuai kebutuhan usaha. Ia mengingatkan penerima agar tidak berhenti pada tahap menerima bantuan, tetapi mampu menjadikannya sebagai modal untuk menghasilkan dan mengembangkan usaha.
“Bantuan yang diserahkan hari ini bukan sekadar seremonial atau bantuan sesaat. Ini merupakan amanah sekaligus modal awal untuk merintis maupun mengembangkan usaha ekonomi yang sedang dijalankan,” tegasnya.
Ia pun berpesan kepada para penerima agar tetap tekun, kreatif, dan terus belajar meningkatkan kualitas produk maupun jasa yang dihasilkan.
“Jadikan ini sebagai langkah awal untuk meningkatkan pendapatan keluarga dan menggerakkan ekonomi di lingkungan kita. Gunakan dana atau alat bantuan secara bijak sesuai kebutuhan usaha, tetap semangat, tekun, dan terus belajar mengembangkan produk atau jasa yang dikelola,” pesan Lismawani.
Adapun bantuan yang diberikan kepada 30 ibu-ibu penerima manfaat berupa berbagai peralatan rumah tangga penunjang usaha, di antaranya mixer dan blender, serta bahan pokok yang dapat digunakan untuk pembuatan makanan dan kue.
Lismawani berharap bantuan tersebut mampu membuka peluang usaha baru sekaligus memperkuat usaha yang telah berjalan.
“Semoga usaha yang dijalankan semakin berkembang, berkah, dan mandiri ke depan,” harapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh Timur beserta kepala bidang dan staf, serta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Aceh Timur.(Waty)
