Asahan, Brantas86.com
Aksi anarkisme jalanan kembali meresahkan warga Kota Kisaran. Sebuah rumah milik warga di Jalan Willem Iskandar, Kelurahan Mutiara, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), diduga menjadi sasaran penyerangan oleh sekelompok orang yang diduga anggota geng motor (Gemot) pada Minggu (26/4/2026) pagi sekira pukul 04:00 Wib.
Akibat aksi penyerangan sekolompok Gemot itu, korban mengalami kerusakan materiil yang cukup parah. Kaca jendela rumah serta kaca mobil milik korban pecah akibat lemparan batu dari para pelaku ini.
Pemilik rumah, Muhammad Yunus Damanik, mengaku bahwa kejadian bermula saat dirinya terbangun karena mendengar keributan di depan rumahnya. Saat memeriksa keluar bersama anaknya, ia melihat seorang remaja berinisial S tengah dikeroyok oleh sekelompok pemuda.
“Karena kenal dengan remaja itu, saya dan anak pun mencoba melerai dan mengamankannya kedalam rumah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Yunus panggilan akrabnya.
Namun, upaya penyelamatan tersebut justru memicu amarah sekelompok penyerang. Kawanan tersebut tetap mengejar dan mulai melempari rumah Yunus dengan batu secara membabi buta hingga merusak fasilitas rumah dan kendaraan yang terparkir.
Akibat insiden ini, Muhammad Yunus Damanik menegaskan akan segera menempuh jalur hukum dengan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Ia berharap ada tindakan tegas dari kepolisian agar aksi serupa tidak terulang kembali.
“Saya berencana membuat laporan ke polisi agar mereka mendapat hukuman yang setimpal. Saya sangat berharap kepada Bapak Kapolres Asahan untuk menindak tegas geng motor yang sudah sangat meresahkan warga Kota Kisaran ini,” harapnya dari seberang telepon.
Tak terima rumahnya diserang, korban Muhammad Yunus inipun melaporkannya ke Polres Asahan pada Minggu siang sekira pukul 12:22 Wib. Dalam kasus penyerangan itu, ada 4 terduga sebagai pelaku berinisial WLI, TRK, RHT dan ARA.
Mendapat informasi keresahan warga ini, Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, SH, SIK, MH, segera menginstruksikan jajarannya untuk bergerak cepat. Pihak kepolisian memastikan akan melakukan pengecekan langsung kelokasi kejadian di Kelurahan Mutiara.
“Siap, kami akan cek,” tegas Kapolres Asahan saat dikonfirmasi terkait perintah pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) oleh tim opsnal maupun polsek setempat.
Meskipun korban saat ini tengah mempersiapkan laporan resmi, kata Revi, pihak kepolisian sudah menjadikan kasus ini sebagai prioritas penanganan. Hal ini dilakukan mengingat keberanian pelaku yang melakukan penyerangan hingga ke area privasi warga, ujarnya.
“Silahkan korban membuat laporan, kami atensi penanganannya,” tambah Kapolres singkat namun dipertegas.
Aksi penyerangan ini menjadi perhatian karena dilakukan di pemukiman padat penduduk pada jam istirahat warga. Kerusakan materiil berupa pecahnya kaca-kaca rumah dan kendaraan milik Yunus Damanik menjadi bukti nyata beringasnya gerombolan tersebut.
Diharapkan dengan adanya atensi langsung dari pucuk pimpinan Polres Asahan, para pelaku dapat segera diringkus untuk memberikan rasa aman bagi warga Kota Kisaran. Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum ini kepada pihak kepolisian.(ZN)
