Deli Serdang, Brantas86, 23 April 2026 — DPRD Kabupaten Deli Serdang menerima aksi damai masyarakat Desa Penungkiren, Kecamatan STM Hilir, yang berlangsung di Kantor DPRD Deli Serdang, Kamis (23/04/2026).
Aspirasi warga diterima langsung oleh sejumlah anggota DPRD, yakni H. Nusantara Tarigan Silangit, SE., SH., MM., MH dari Fraksi NasDem, Muhammad Dahnil Ginting, SE dari Partai Gerindra, Misdianto dari Partai NasDem, serta Tengku Sofyan Abdulilah, SE dari Fraksi PPBI.
Dalam penyampaiannya, masyarakat mengemukakan beberapa persoalan yang dinilai mendesak untuk ditindaklanjuti. Salah satunya adalah dampak pasca kebakaran Kantor Kepala Desa pada Maret 2025 yang mengakibatkan hilangnya arsip penting serta terganggunya pelayanan administrasi dan kegiatan sosial warga.
Selain itu, warga juga menyoroti tidak dilaksanakannya musyawarah dalam penggunaan dana desa, yang dinilai belum tepat sasaran dan kurang berpihak pada kepentingan masyarakat. Pelayanan publik juga disebut tidak berjalan optimal sejak 8 April 2026 karena aparatur desa tidak berada di kantor, sehingga menyulitkan masyarakat dalam mengurus administrasi dan surat-menyurat.
Tidak hanya itu, masyarakat turut mengungkap adanya dugaan intimidasi terhadap warga yang memiliki pandangan berbeda dengan kebijakan pemerintah desa.
Menanggapi hal tersebut, DPRD Deli Serdang menyatakan telah mendengar dan menampung seluruh aspirasi masyarakat. DPRD juga berencana menindaklanjuti dengan menggelar pertemuan bersama pihak pemerintah desa dan kecamatan guna mengklarifikasi berbagai persoalan, termasuk isu terkait tanah wakaf.
Dalam pertemuan tersebut, DPRD Deli Serdang menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap aspirasi masyarakat secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, demi mewujudkan kondisi daerah yang aman, sehat, dan kondusif.(Waty)
