Deli Serdang Brantas86 – PT Angkasa Pura Aviasi terus memperkuat transformasi Bandar Udara Internasional Kualanamu sebagai simpul strategis yang tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur transportasi udara, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, pengembangan sumber daya manusia (SDM), serta ruang kolaborasi lintas sektor.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Beyond The Runway 2026: Community, Creativity & Sustainable Growth yang berlangsung pada 8–9 April 2026 di Bandara Internasional Kualanamu.
Program ini menjadi bagian dari implementasi strategi keberlanjutan perusahaan dengan mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Fokus utamanya meliputi pemberdayaan UMKM, peningkatan kualitas SDM, serta penguatan ekosistem ekonomi berbasis komunitas.
Presiden Direktur PT Angkasa Pura Aviasi, Yosrizal Syamsuri, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan nilai tambah bandara bagi masyarakat luas.
“Bandara Kualanamu kami dorong untuk melampaui fungsi konvensionalnya, menjadi pusat interaksi ekonomi, edukasi, dan kolaborasi sosial. Beyond The Runway merupakan fondasi awal dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang terintegrasi dan berkelanjutan di Sumatera Utara,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa program ini dirancang sebagai bagian dari roadmap jangka menengah perusahaan untuk mendorong UMKM naik kelas, memperluas akses pasar, serta menciptakan multiplier effect bagi perekonomian daerah, termasuk penciptaan lapangan kerja dan penguatan rantai nilai lokal.
Direktur Human Capital PT Angkasa Pura Aviasi, Hardiandika Pranotosetyo, menegaskan bahwa pembangunan SDM menjadi pilar utama dalam keberlanjutan program.
“Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada penguatan sektor ekonomi, tetapi juga peningkatan kapasitas generasi muda melalui pendekatan edukatif, literasi, serta pengenalan dunia kebandarudaraan sebagai investasi jangka panjang,” jelasnya.
Apresiasi juga datang dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang melalui Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Miska Gewasari. Ia menilai kegiatan ini sebagai hasil kolaborasi yang strategis.
“Beyond The Runway 2026 menjadi momentum penting dalam membuka peluang yang lebih luas bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Medan yang diwakili oleh Mujiono menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam dunia pendidikan.
“Pembelajaran tidak hanya berbasis teori, tetapi juga pengalaman nyata yang mampu memperkaya wawasan dan membentuk karakter generasi muda,” ujarnya.
Secara operasional, Beyond The Runway 2026 menghadirkan berbagai program terintegrasi, mulai dari bazar UMKM, eduwisata bandara, lomba edukatif anak, hingga forum diskusi interaktif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Pada hari kedua, kegiatan diperkuat dengan program tanggung jawab sosial perusahaan berupa layanan kesehatan gratis, pemeriksaan mata, donor darah, serta talkshow kesehatan sebagai bentuk kontribusi langsung kepada masyarakat.
Talkshow tersebut dipandu oleh dr. Rinaldo Wijaya dengan menghadirkan narasumber dari berbagai institusi kesehatan, seperti RS Columbia Asia Medan, RS Columbia Asia Aksara, Klinik Mata SMEC Lubuk Pakam, serta PMI Deli Serdang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan preventif serta akses terhadap layanan kesehatan berkualitas.
Melalui inisiatif ini, PT Angkasa Pura Aviasi menegaskan perannya sebagai pengelola kebandarudaraan yang tidak hanya berfokus pada kinerja operasional, tetapi juga pada penciptaan nilai sosial dan ekonomi yang berkelanjutan, serta selaras dengan agenda pembangunan daerah dan nasional.(Waty)
