GALANG BRANTAS86 – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menyatakan komitmennya mendukung langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan sekaligus menertibkan aktivitas galian C ilegal di Kecamatan Galang yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, saat mendampingi Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau kondisi Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Galang, Kamis (25/6/2026).
Bupati yang akrab disapa Aci menegaskan, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang siap menindaklanjuti arahan Gubernur Sumatera Utara, baik dalam penanganan ruas jalan yang menjadi kewenangan kabupaten maupun penertiban aktivitas galian C yang tidak memiliki izin.
“Kami mendukung penertiban galian C ilegal. Ketika seluruh perizinan telah dipenuhi, Pemkab Deli Serdang siap menyesuaikan dan memperkuat struktur jalan kabupaten sesuai kebutuhan tonase kendaraan, sebagaimana arahan Bapak Gubernur Sumatera Utara. Dengan demikian, aktivitas usaha dapat berjalan dengan baik tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat,” ujar Aci.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Bobby Nasution memastikan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan segera melaksanakan peningkatan struktur jalan pada ruas Lubuk Pakam–Tanah Abang sepanjang 3 kilometer serta ruas Tanah Abang–Galang–batas Kabupaten Serdang Bedagai sepanjang 2,05 kilometer melalui APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026.
Total anggaran yang dialokasikan untuk dua ruas jalan tersebut mencapai lebih dari Rp31 miliar, termasuk pekerjaan perbaikan sistem drainase guna meningkatkan kualitas infrastruktur dan kenyamanan pengguna jalan.
Bupati Asri Ludin Tambunan menyambut baik komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tersebut. Menurutnya, pembangunan jalan yang lebih baik akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, baik dalam meningkatkan mobilitas maupun mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Alhamdulillah, tentunya kita semua bersyukur. Mari bersama-sama kita doakan dan dukung agar proses pembangunan berjalan lancar sehingga jalan yang baik dan nyaman ini segera dapat dinikmati masyarakat. Infrastruktur yang berkualitas tidak hanya memperlancar aktivitas warga, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan usaha dan perekonomian di kawasan ini,” katanya.
Aci juga mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk memberikan dukungan pendanaan terhadap peningkatan struktur jalan kabupaten apabila nantinya menjadi akses utama kendaraan operasional galian C yang telah memenuhi seluruh persyaratan perizinan.
Menurutnya, dukungan tersebut mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam menghadirkan pembangunan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur atas perhatian dan dukungannya kepada masyarakat Deli Serdang. Sinergi ini menjadi modal penting dalam mewujudkan infrastruktur yang lebih baik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Sementara itu, Gubernur Bobby Nasution menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen menertibkan aktivitas galian C ilegal yang selama ini dikeluhkan masyarakat karena menyebabkan kerusakan jalan akibat tingginya lalu lintas kendaraan bertonase besar.
“Tadi saya mendengarkan langsung keluhan warga mengenai banyaknya kendaraan bertonase besar yang melintas di jalan ini. Aktivitas yang belum memiliki izin akan kita tutup dan kita minta segera mengurus seluruh perizinan sesuai ketentuan,” tegas Gubernur.
Gubernur menambahkan, apabila seluruh persyaratan perizinan telah dipenuhi, pemerintah siap mendukung penyediaan infrastruktur jalan yang sesuai dengan kebutuhan sehingga aktivitas usaha dapat berjalan secara tertib tanpa mengganggu kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur juga meminta Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mempercepat perbaikan ruas jalan yang menjadi kewenangan kabupaten. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, lanjutnya, siap memberikan dukungan pendanaan sebagai bentuk kolaborasi untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.(Waty)
