Deli Serdang Brantas86–
PTPN I Regional 1 mencadangkan lahan seluas 500 hektare di wilayah Sumatera Utara sebagai langkah strategis untuk menghidupkan kembali kejayaan tembakau Deli, komoditas legendaris yang pernah berjaya di pasar internasional.
Manager Tembakau PTPN I Regional 1, Henri Tua Hutabarat, menyampaikan bahwa tembakau Deli sempat dikenal luas hingga ke bursa lelang Bremen Tabakborse di Jerman pada era 1950-an. Kini, pihaknya bertekad mengembalikan kejayaan tersebut dengan investasi besar di sektor hulu hingga hilir.
“Kami sedang menyiapkan dan mencadangkan 500 hektare lahan untuk mengembalikan reputasi tembakau Deli yang dulu sangat prestisius. Infrastruktur dan berbagai kebutuhan produksi sedang kami bangun, termasuk pabrik dan gudang cerutu modern,” ujar Henri, Sabtu (18/10/2025).
Langkah ini telah melalui kajian menyeluruh dan mendapat dukungan dari PTPN III Holding selaku pemegang saham utama. Fokus utama diarahkan pada budidaya tembakau berkualitas tinggi serta pembangunan fasilitas produksi cerutu yang modern dan efisien.
Tujuannya adalah untuk menghasilkan produk tembakau dan cerutu Deli yang memenuhi standar mutu internasional dan mampu bersaing di pasar global.
“Dengan fasilitas memadai dan standar proses produksi yang tinggi, kami yakin bisa menghasilkan cerutu berkualitas internasional,” tambahnya.
Menurut Henri, peluang ekspor tembakau Deli sangat menjanjikan, terutama ke wilayah Eropa, Skandinavia, Amerika, dan Asia. Beberapa calon pembeli dari negara-negara tersebut bahkan telah menyatakan komitmen pembelian.
“Permintaan dari buyer luar negeri cukup tinggi. Mereka sangat antusias menyambut kembalinya produk tembakau Deli. Kami sangat optimistis investasi ini akan segera memberi hasil,” tegas Henri.
Berdasarkan simulasi internal, harga jual daun tembakau Deli dengan perlakuan khusus bisa mencapai 80,20 euro per kilogram atau sekitar Rp1,5 juta. Sementara, biaya produksinya berkisar Rp700.000 hingga Rp800.000 per kilogram. Produksi per hektare ditaksir mencapai 700 kilogram, dan bisa meningkat dua kali lipat dengan varietas unggul serta teknik pertanian modern.
PTPN I Regional 1 berkomitmen menjadikan tembakau Deli sebagai komoditas ekspor unggulan nasional. Komitmen itu diwujudkan melalui alokasi lahan strategis serta pembangunan infrastruktur dan fasilitas produksi terpadu.
“Kami serius membangkitkan kembali kejayaan tembakau Deli. Ini adalah bagian dari upaya memperkuat sektor perkebunan dan ekspor nasional,”
pungkas Henri.(Red)
