DELI SERDANG, BRANTAS86.com
Konektivitas penerbangan dari Sumatera Utara semakin bertambah. Super Air Jet resmi membuka rute penerbangan Kualanamu–Bandung yang memberikan alternatif perjalanan baru bagi masyarakat pengguna jasa Bandar Udara Internasional Kualanamu.
Penerbangan rute Kualanamu–Bandung tersebut dioperasikan sebanyak empat kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Jadwal yang sama juga berlaku untuk penerbangan dari Bandung menuju Kualanamu.
Tak hanya menuju Bandung, rute ini juga memberikan pilihan konektivitas lanjutan bagi penumpang yang hendak bepergian ke Bali. Sebaliknya, penumpang dari Bali dapat melanjutkan perjalanan melalui Bandung sebelum menuju Kualanamu.
Pada penerbangan perdana, tercatat 51 penumpang melakukan perjalanan dari Kualanamu menuju Bandung, sementara 53 penumpang melanjutkan perjalanan dari Bandung menuju Bali. Total terdapat 104 penumpang dalam rangkaian penerbangan perdana tersebut.
Kegiatan inaugural flight dilaksanakan di Gate 7 Ruang Tunggu Keberangkatan Domestik Bandar Udara Internasional Kualanamu, Jumat (18/9/2026), mulai pukul 05.00 WIB.
Hadir dalam kegiatan tersebut Director of Operation & Service PT Angkasa Pura Aviasi Dedy Sri Cahyono, Director of Technic Super Air Jet Dhika Setyaji, serta Kepala Bidang Keamanan Penerbangan Otoritas Bandar Udara Wilayah II Medan Muhammad Mukhtar, S.T., M.M.
Rangkaian kegiatan ditandai dengan pemotongan pita dan kue, pemberian flower garland kepada lima penumpang, serta doa bersama. Kegiatan berakhir sekitar pukul 05.35 WIB dan dilanjutkan dengan proses boarding penumpang melalui Gate 7.
Director of Operation & Service PT Angkasa Pura Aviasi, Dedy Sri Cahyono, mengatakan pembukaan rute Kualanamu–Bandung menjadi tambahan positif bagi konektivitas penerbangan di Bandar Udara Internasional Kualanamu.
“Rute Kualanamu–Bandung yang beroperasi empat kali dalam seminggu memberikan tambahan pilihan perjalanan bagi masyarakat. Pada penerbangan perdana ini tercatat 51 penumpang dari Kualanamu menuju Bandung dan 53 penumpang pada sektor Bandung menuju Bali. Kami berharap respons pasar terus berkembang sehingga ke depan trafik penumpang maupun frekuensi penerbangannya dapat semakin meningkat,” ujar Dedy.
Menurut Dedy, PT Angkasa Pura Aviasi akan terus mendukung pengembangan jaringan penerbangan yang dapat memperluas akses masyarakat dari dan menuju Sumatera Utara.
“Konektivitas menuju Bandung yang dapat dilanjutkan ke Bali memberikan alternatif perjalanan yang semakin beragam bagi pengguna jasa. Kami berharap rute ini dapat berkembang secara berkelanjutan, baik untuk mendukung perjalanan wisata, bisnis, pendidikan maupun kebutuhan mobilitas masyarakat lainnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, bertambahnya konektivitas penerbangan menjadi bagian penting dalam memperkuat posisi Bandar Udara Internasional Kualanamu sebagai salah satu gerbang utama penerbangan di wilayah Sumatera.
Untuk itu, PT Angkasa Pura Aviasi terus membangun kolaborasi dengan maskapai, regulator, serta seluruh pemangku kepentingan penerbangan guna mendorong pertumbuhan trafik sekaligus menghadirkan lebih banyak pilihan destinasi bagi masyarakat.
“Semakin luas konektivitas yang tersedia, semakin besar pula peluang Kualanamu untuk menjadi pilihan utama masyarakat dalam memulai perjalanan dari Sumatera Utara menuju berbagai destinasi di Indonesia. Ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan konektivitas sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi pengguna jasa,” pungkas Dedy.(Waty)
