Serdang Bedagai Brantas86, 27 November 2025 — Kegiatan Bimbingan Teknis Pendidikan Kesetaraan dan Tata Kelola PKBM Kabupaten Serdang Bedagai resmi dibuka dengan sambutan Ketua Panitia, Wagiatik, S.Pd, di Hotel Theme Park Pantai Cermin. Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, lembaga pendidikan, serta narasumber tingkat nasional dan provinsi.Turut hadir dalam kegiatan tersebut:
Perwakilan Bupati Serdang Bedagai, yakni Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Drs. Akmal A.P., M.Si
Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Sergai, Kabid PTK Dahlan Siregar, S.T., M.AP
Kabid PAUD dan PNF Nur Asiah Nst., S.Pd
Perwakilan Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai
Narasumber nasional Drs. Fauzi Eko Prayono, M.Pd
Narasumber provinsi Ir. Sarwo Edy, M.Pd
Para ketua PKBM se-Kabupaten Sergai
Tutor Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C
Kegiatan ini berpedoman pada: Permendiknas No. 3 Tahun 2008 tentang Proses Pembelajaran Pendidikan Kesetaraan Permendiknas No. 44 Tahun 2009 tentang Standar Pengelolaan Program Kesetaraan Paket A, B, dan C Permendikbud No. 1 Tahun 2023 tentang Kesetaraan Hasil Pendidikan Nonformal Juknis Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan
Pendidikan Kesetaraan merupakan hak konstitusional seluruh warga negara. PKBM hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang tidak dapat mengakses pendidikan formal karena faktor ekonomi, geografis, usia, maupun putus sekolah.
Kegiatan ini juga dilaksanakan untuk: meningkatkan kompetensi tutor dan tenaga pendidik,menyelaraskan standar layanan pendidikan kesetaraan,serta memperkuat pemahaman tentang pengembangan kurikulum dan kecakapan hidup bagi peserta didik.
Meningkatkan kualitas layanan pendidikan pada PKBM.
Mensosialisasikan kebijakan terbaru terkait Kurikulum Merdeka dan TKA.
Meningkatkan kompetensi pengelola dan tutor agar lebih efektif dan profesional.
Memastikan pendidikan kesetaraan memenuhi standar yang setara dengan pendidikan formal.
Melalui sambutan perwakilan Bupati, pemerintah daerah menyampaikan komitmennya untuk mendukung peningkatan mutu PKBM di wilayah Serdang Bedagai.
“PKBM memiliki peran strategis dalam memberikan kesempatan belajar bagi warga yang putus sekolah maupun memiliki keterbatasan akses pendidikan formal. Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai mendorong agar tata kelola PKBM semakin akuntabel, transparan, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar perwakilan Bupati.
Pihaknya juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola PKBM, tutor, dan masyarakat demi terwujudnya pendidikan kesetaraan yang efektif dan tepat sasaran.
Dalam sesi materi, narasumber nasional Drs. Fauzi Eko Prayono, M.Pd, mengingatkan pengelola PKBM tentang pentingnya akuntabilitas.
“Dana BOSP kesetaraan jumlahnya besar — bahkan dua kali lipat dari pendidikan formal. Karena itu pengelolaannya harus tepat sasaran dan transparan. Masih sering ditemukan data peserta didik yang tidak lengkap. Ini perlu menjadi perhatian serius,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pembelajaran di PKBM dapat dilakukan di luar kelas, asalkan disertai bukti pendukung yang jelas.
“Belajar di luar boleh, namun harus ada dokumentasi memadai. Saya menyarankan tetap ada sesi tatap muka minimal satu atau dua jam agar kualitas pembelajaran dapat dijamin,” tambahnya.(Red)
