Medan Brantas86 – Air mata membasahi pipi Kartik (62) saat menyaksikan rumah peninggalan ayahandanya di Jalan Raharja, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, dibongkar pada Rabu (27/8/2025). Wajahnya yang penuh kerutan menggambarkan betapa dalam kesedihan yang ia rasakan. Wanita bertubuh sedikit gemuk yang mengenakan jilbab kuning kunyit dan daster bermotif batik itu tak kuasa menahan haru.
“Saya langsung teringat almarhum ayah,” ucap Kartik sambil mengusap air mata dengan belakang telapak tangannya di sela-sela proses pembongkaran yang dipimpin langsung Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama unsur Forkopimda Kota Medan.
Kesedihan Kartik bukan tanpa alasan. Rumah tersebut bukan sekadar bangunan, melainkan tempat ia dilahirkan dan dibesarkan, penuh kenangan bersama kedua orang tua dan saudara-saudaranya. Namun selama beberapa tahun terakhir, rumah kosong itu justru menjadi sarang penyalahgunaan narkoba dan pembuangan sampah oleh oknum tak bertanggung jawab.
Tak hanya Kartik, sang adik, Ngadisah (60), yang turut hadir, juga tak kuasa menahan emosi. Keduanya merasa lega sekaligus bersyukur atas tindakan tegas pemerintah kota. Warga sekitar pun menyambut baik pembongkaran tersebut karena khawatir rumah itu membahayakan anak-anak mereka.
“Selama ini rumah itu jadi sarang narkoba dan tempat buang sampah. Tapi sekarang Pak Wali sudah membongkarnya. Terima kasih, Pak Wali, kerja nyatalah pokoknya,” ujar Kartik terisak.
Usai pembongkaran, Kartik, Ngadisah, dan sejumlah ibu-ibu mendatangi Wali Kota Rico Waas untuk menyampaikan langsung rasa terima kasih mereka. Sambil menjabat tangan suami Ketua TP PKK Kota Medan, Airin Rico Waas, ucapan terima kasih tak henti-hentinya mengalir dari mulut mereka.
Kini, rumah tua itu telah rata dengan tanah. Pemandangan kumuh dan suasana mencekam saat malam pun lenyap. Jalan Flamboyan Raya yang dulunya dikenal rawan, kini berubah menjadi kawasan yang lebih bersih, aman, dan diharapkan terbebas dari narkoba.
Bagi Kartik dan Ngadisah, pembongkaran ini bukan sekadar tindakan fisik, melainkan jawaban dari doa-doa yang telah lama mereka panjatkan.
“Rasanya lega sekali. Ini impian saya dan adik saya sejak lama. Terima kasih, Pak Wali,” ujarnya lirih.
Wali Kota Rico Waas berharap pembongkaran ini dapat menjadi langkah konkret dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di Kota Medan.
“Jangan beri ruang untuk penyalahgunaan narkoba. Kami berinisiatif membongkar bangunan terbengkalai agar tidak digunakan untuk hal-hal negat
if,” tegasnya.(Red)
